Madu: Apakah bisa membantu mengatasi susah tidur?
- umahkele
- 11 Nov 2020
- 1 menit membaca
Diperbarui: 10 Mei 2021

Banyak orang di seluruh dunia mengalami susah tidur, sering dikenal dengan insomnia.
Apakah madu membantu mengatasi susah tidur?
Sejarah menunjukkan bahwa banyak healer memberikan madu kepada pasiennya supaya tidur lebih nyenyak. Healer di Meksiko, misalnya, meresepkan satu sendok teh madu dan kamomil sebelum tidur. Beberapa healer di benua Eropa juga telah diketahui merekomendasikan secangkir susu dan madu bagi mereka yang memiliki masalah tidur. Konsumsilah madu sebelum tidur!
Anda mungkin bertanya apakah benar mengkonsumsi madu sebelum tidur dapat membantu tidur lebih nyenyak? Apakah saya tidak akan menjadi lebih gemuk jika saya mengonsumsi madu malam hari? Apakah tidak akan ada masalah dengan meminum madu di malam hari ketika dokter menganjurkan agar makan 4 jam sebelum tidur?
Yuk kepoin!
Satu atau dua sendok teh madu setiap malam meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Peningkatan insulin menyebabkan asupan triptofan ke dalam otak. Triptofan, pada gilirannya, kemudian diubah menjadi serotonin. Serotonin adalah hormon "feel good" dalam tubuh yang membuat kita merasa bahagia. Serotonin akhirnya berubah menjadi melatonin yang berperan aktif dalam tidur.
Melatonin juga membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Madu juga membantu mengisi hati dengan glikogen. Hati rata-rata menyimpan sekitar 100 gram glikogen dalam satu waktu. Sebaliknya, tubuh mengonsumsi sekitar 10 gram glikogen setiap jam.
Ini berarti bahwa jika Anda makan malam pada jam 6 sore dan waktu tidur Anda adalah jam 10 malam, Anda akan menggunakan hampir setengah dari glikogen di hati Anda. Karena penyimpanan hampir habis, Anda tetap terjaga di malam hari karena Anda tidak memiliki cukup glikogen sepanjang malam.
Karena madu mengisi hati dengan glikogen, meminum satu atau dua sendok teh madu sebelum tidur membantu hati mengisi glikogen.
Semoga bermanfaat. Bee healthy!
Sumber:
Comentários